Indonesia sebagai tuan rumah SEA Games XXVI masih mendominasi perolehan medali di hari kelima penyelenggaraan, Rabu, 15 November 2011. Hingga pukul 23.00 WIB, putra-putri Indonesia meraih 192 keping medali. Dengan komposisi 74 medali emas, 59 perak, dan 59 perunggu. Itu artinya Merah Putih mendapat tambahan 17 medali emas dibanding kemarin, Selasa, 14 November 2011.
Tampilkan postingan dengan label Berita Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Nasional. Tampilkan semua postingan
NASIONAL - Kok Bisa? Kasus Korupsi Kemenkes Jadi Rebutan Tiga Institusi Penegak Hukum
Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkapkan kasus korupsi di Kementerian Kesehatan telah ditetapkan tiga orang tersangka yaitu Widianto Aim, Syamsul Bahri dan Bantu Marpaung. Namun seharusnya kasus ini ditangani Mabes Polri. Apakah ini mengindikasikan adanya rebutan kasus kemenkes antara Mabes Polri dan Kejagung plus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang masih belum rela melepaskan kasus ini.
NASIONAL - Krisis Bisa Hantam Indonesia Tahun 2012
Indonesia bisa dihantam krisis ekonomi sedahsyat yang pernah dialami negeri ini tahun 1997, akibat krisis utang di Eropa dan Amerika Serikat. Jumlah aliran dana asing alias hot money yang beredar di Indonesia lima kali lipat dibandingkan tahun 1997. Pengetatan likuiditas di negara-negara Eropa, sebagai obat krisis utang beberapa negara anggota Uni Eropa, bisa membuat hot money di Indonesia ditarik keluar.
NASIONAL - SBY Umumkan Reshuffle Kabinet di Istana Merdeka
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) malam ini akan mengumumkan reshuffle para menteri tepat pukul 20.00 WIB. Pengumuman akan dilakukan di Istana Merdeka."Pengumuman reshuffle kabinet akan disampaikan langsung oleh Bapak Presiden di Istana Merdeka malam ini pukul 20.00 WIB," kata Juru Bicara Presiden Bidang Dalam Negeri Julian Aldrin Pasha dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Selasa (18/10/2011).
NASIONAL - RESHUFFLE KIB II : Tunggu Sikap PKS, Bukti Nyata SBY Tersandera
Penegasan Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik Daniel Sparringa bahwa anggapan sementara kalangan bahwa Presiden tersandera, terdikte, terikat tangannya oleh partai koalisi pendukung pemerintah merupakan fatamorgana belaka dinilai tidak berbasis fakta.Karena faktanya, SBY memang tersandera.
NASIONAL - BMKG Berikan Peringatan Dini Tsunami ke 23 Negara
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dipercaya sebagai salah satu dari 3 negara kawasan Samudera Hindia yang dipercaya sebagai Regional Tsunami Service Provider-RTSP). Hal ini diungkapkan oleh Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG.
NASIONAL - Kerja di Rumah, Presiden SBY Bakal Panggil Menteri
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Kamis berkantor di kediamannya di Puri Cikeas Indah, Bogor, dan belum dijadwalkan untuk datang ke Istana Negara, Jakarta. Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha di Bina Graha, Jakarta, Kamis (6/10), mengatakan meski Kepala Negara berada di rumahnya namun tetap menjalankan aktivitas pemerintahan.
NASIONAL - Inilah Modus SMS Sedot Pulsa
Para pelaku penipuan melalui pesan singkat yang mulai meresahkan masyarakat belakangan ini diduga bekerja sama dengan para pemilik konter ponsel. Pasalnya, para pelaku ini cenderung hanya ingin menyedot pulsa untuk kemudian dijual kembali. Cara atau modus yang dilakukan pun beragam, mulai dari mengirim pesan singkat melalui nomor biasa atau melalui jasa pelayanan SMS premium atau konten.
NASIONAL - ICW Laporkan Dugaan Korupsi Kehutanan Rp9,1 Triliun ke KPK
Indonesian Corruption Watch (ICW), Senin (26/9), melaporkan dugaan praktik tindak pidana korupsi pemanfaatan lahan hutan di Kalimantan ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. Dugaan korupsi kehutanan yang meyebabkan kerugian negara mencapai Rp 9.1 triliun itu diduga melibatkan tiga pemerintah kabupaten dan puluhan perusahaan.
NASIONAL - BIN: Pelaku Sudah Siap Sejak Bom Cirebon
Badan Intelijen Negara memastikan bahwa pelaku bom bunuh diri di Solo Minggu kemarin memang sudah disiapkan menjadi calon 'pengantin,' alias pelaku bom bunuh diri selanjutnya. Pelaku masih terkait dengan kasus bom bunuh diri di Markas Polresta Cirebon pada April 2011 lalu.
NASIONAL - Bila Dicopot dari Jabatan Menteri, Jangan 'Ngambek'
Para menteri yang digeser atau dicopot dari jabatannya diharap tidak 'mutung' alias ngambek mengingat presiden merombak kabinetnya untuk kepentingan kedepan. Demikian dikatakan oleh Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha , di Komplek Istana Negara, Jumat (23/9). "Ya ya, mohon dipahami semangat atau tujuan reshuffle kabinet ini untuk kepentingan kedepan,"ujar Julian.
NASIONAL - Kolaborasi George-Antasari Mampu Ungkap Dosa Besar Penguasa
Ada benang merah yang menghubungkan buku "Gurita Cikeas" karya George Aditjondro dengan buku "Testimoni Antasari Azhar". "Ada koneksi antara buku Antasari dengan buku Gurita Cikeas dimana di salah satu bab buku Antasari membahas tentang korupsi pengadaan IT di KPU pada 2009," kata pengamat hukum Johnson Panjaitan di acara bedah buku "Testimoni Antasari Azhar" di Rumah Perubahan, Komplek Duta Merlin, Jakarta Pusat, Kamis (22/9).
NASIONAL - Bus Layang Diperkenalkan di Indonesia
Keinginan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperbaiki sistem transportasi dengan menggunakan sarana transportasi massal, ditangkap konsorsium sarana transportasi untuk mengenalkan bus layang. Bus layang ini telah dipakai di beberapa kota di China. Dan tahun depan, bus layang juga akan beroperasi di Brazil, Amerika Serikat, Inggris, Italia, dan beberapa kota Spanyol.
NASIONAL - Tawuran Pelajar: Warisan Budaya Yang Memalukan
Negeri ini mewarisi satu budaya yang memalukan, yakni budaya tawuran. Dari lapisan masyarakat tingkat paling atas hingga terbawah, kerap mempertontontan perilaku buruk itu. Elit politik saling mengumbar caci maki di media, pejabat yang suka adu jotos, tawuran warga antar kampung, seakan sudah menjadi tradisi turun temurun. Semua itu menjadi menu sehari-hari di layar kaca, terutama sejak era reformasi bergulir. Jadi, jangan heran jika para pelajar ikut-ikutan tawuran.
NASIONAL - Satelit 5 Ton yang Akan Jatuh ke Bumi, Lintasi Indonesia Sore Ini
Satelit milik AS yang telah menjadi sampah angkasa diperkirakan jatuh ke Bumi pekan ini. Track-It milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) telah mendeteksi keberadaan satelit berbobot tak kurang dari 5 ton itu. Sore ini satelit itu bakal melintasi wilayah Indonesia.
NASIONAL - KPK Periksa Anas Urbaningrum Kamis Besok
Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan bakal memeriksa Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum pada Kamis (22/9/2011) . Anas diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi pengadaan pembangkit listrik tenaga surya di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
NASIONAL - Pengakuan Pimpinan Banggar DPR ke KPK
Empat pimpinan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi. Mereka adalah Ketua Badan Anggaran Melchias Marcus Mekeng dari Fraksi Golkar, beserta tiga Wakil Ketua Badan Anggaran Mirwan Amir (Fraksi Demokrat), Olly Dondokambey (Fraksi PDI Perjuangan), dan Tamsil Linrung (Fraksi PKS).
NASIONAL - Andi Mallarangeng Akan Bersaksi di Sidang Tipikor
Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dijadwalkan bersaksi untuk sekretarisnya, Wafid Muharam, dalam sidang kasus suap Wisma Atlet Jakabaring di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, 21 September 2011. "Sidang Pak Wafid hari ini saksinya Menpora dan beberapa saksi dari Bank Mega dan BCA," kata jaksa Agus Salim, di Pengadilan Tipikor hari ini.
NASIONAL - Sudi: Mungkin Ini Waktu yang Tepat
Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi membenarkan akan adanya perombakan kabinet menjelang dua tahun masa pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu II. "Insya Allah, Oktober ini," tandas Sudi saat dihubungi Kompas tengah menuju Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma untuk mengikuti kunjungan kerja Presiden ke Jambi, Rabu (21/9/2011) pagi ini di Jakarta.
NASIONAL - Istana: Rombak Kabinet Bukan untuk Pencitraan
Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik, Daniel Sparinga, mengatakan bahwa, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono masih mengevaluasi kabinetnya. Selain evaluasi, kontrak politik di antara anggota partai koalisi menjadi dasar yang kuat untuk evaluasi kabinet.


















