Tujuh Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Umum (SPBU) di dalam Kota Jambi diinstruksikan untuk melayani konsumen selama 24 jam. Ini dilakukan untuk mengatasi antrean BBM yang mengular sepekan belakangan ini. Sekretaris DPC Himpunan Wira Swasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hswana Migas) Jambi, Nukman Syarkowi kepada Tribunjambi.com, Senin (11/7) malam mengatakan bahwa, berdasarkan hasil rapat bersama antara Biro Ekbang Pemprov Jambi, Pertamina, Hiswana Migas, serta pengusaha angkutan BBM menyimpulkan, satu-satunya alternatif untuk mengatasi antrean yang mengular adalah membuka layanan SPBU 24 jam di beberapa titik.
INTERNASIONAL - Ulama Palestina: Boikot Perdagangan Yunani di Semua Dunia Islam!
Lembaga Ulama Palestina di Luar Negeri, menyerukan aksi boikot perdagangan Yunani, yang baru-baru ini melarang Freedom Flotilla 2 berlayar dari pelabuhannya menuju Gaza. Dalam keterangan persnya, Senin (7/4) Lembaga Ulama itu menyatakan, “Kami mengecam sikap Yunani dan menyerukan kepadanya untuk menarik sikapnya, jika tidak, maka Yunani sama seperti Israel yang memerangi rakyat Palestina. Kami juga akan meyerukan pemboikotan dagang Yunani di semua pelosok dunia Islam.”
NASIONAL - Kiai Zainuddin MZ Telah Berpulang
Innalillahi wa innailahi rojiun. Kiai kondang Zainuddin MZ telah meninggal dunia pada Selasa (5/7) pagi sekitar pukul 09.15. Jenazah saat ini masih berada di Rumah Sakit Pusat Pertamina. Berdasarkan informasi, kiai Sejuta Umat itu meninggal dunia akibat terkena serangan jantung. Kiai yang bernama lengkap Zainuddin Muhammad Zein tersebut lahir di Jakarta pada 2 Maret 1951.
JAMBI - Pemkot Jambi Terancam Bangkrut
Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menyatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terancam bangkrut. Pasalnya, sebagian besar dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) digunakan untuk membayar gaji pegawai negeri sipil (PNS). Karena dana yang tersisa tinggal sedikit, pembangunan yang dilaksanakan tidak bisa berlangsung maksimal.
INTERNASIONAL - Prancis: Kami Pasok Senjata Pemberontak Libya
Perdana Menteri Prancis, Francois Fillon mengatakan NATO dan negaranya sengaja intervensi ke Libya dengan memasok senjata kepada kelompok anti Presiden Muammar Khadafi. Menurut dia, intervensi itu sengaja dilakukan untuk mencegah Khadafi melakukan pemboman terhadap masyarakat sipil melalui serangan udara.
NASIONAL - "Surat Berdarah" TKW Rosminah untuk Presiden
Di tengah maraknya pemberitaan miris tentang nasib tenaga kerja Indonesia di luar negeri, Migrant Institute atau juga dikenal dengan 'Sahabat Pekerja Migran' hari ini menyerahkan dua buku pada Gubernur Jawa Timur, Soekarwo. Judulnya, "Surat Berdarah Untuk Presiden" dan "Kepada Yth Presiden RI".
TEBO,JAMBI - Yopi Sebut Ada Intervensi Kapolda
Sidang sengketa hasil pemilukada ulang Tebo di Mahkamah Konstitusi (MK) makin panas. Selain membeberkan kecurangan yang dilakukan lawannya, Sukandar-Hamdi (Suka-Hamdi), pasangan Yopi Muthalib-Sri Sapto Edy (Yopi-Sapto) juga mengungkapkan keterlibatan pihak kepolisian. Dalam sidang lanjutan, kemarin (30/6), Yopi dengan gamblang menyebutkan intimidasi dari kepolisian dalam Pilkada ulang Tebo.
INTERNASIONAL - Sentimen Bisnis Jepang Cuma Minus Sembilan
Empasan dampak gempa bumi dan tsunami sejak sekitar tiga bulan lalu di Jepang tetap terasa sampai kini. Survei Tankan terbaru menunjukkan sentimen bisnis Jepang cuma berada di posisi minus sembilan. Menurut warta AP dan AFP pada Jumat (1/7/2011), posisi ini adalah tingkat negatif pertama sejak 15 bulan. Sebelumnya, indeks sentimen bisnis Negeri Sakura ini ada di angka 15.
NASIONAL - OC Kaligis: Nazaruddin Siap Perang!
Kuasa hukum M Nazaruddin, tersangka kasus dugaan suap pembangunan wisma atlet Sea Games di Palembang, OC Kaligis, menyatakan, kliennya siap membongkar semua keterlibatan beberapa pihak terkait kasus tersebut. KPK menetapkan Nazaruddin sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap Sesmenpora terkait pembangunan Wisma Atlet Sea Games di Palembang.
JAMBI - Selama 2011, Empat Polisi Dipecat
Selama kurun waktu Januari hingga Juni 2011, empat anggota Polda Jambi dicopot dari kesatuannya, karena terlibat beberapa tindak pidana. Dari empat orang itu, dua dipecat tidak dengan hormat (PTDH) dan dua lagi dipecat dengan hormat (PDH). Keempatnya dicopot setelah menjalani sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Polri.











