NASIONAL - Polisi Tak Bisa Pastikan Pembobol Situsnya 'Teroris"

Polisi hingga kini masih belum menemukan hacker yang meretas situs resmi Kepolisian, polri.go.id. “Belum kami temukan. Ini masih kami cari,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Komisaris Besar Boy Rafli Amar, saat  dihubungi, Kamis, 19 Mei 2011. Saat ini, kata Boy, tim Unit Cyber Crime masih bekerja menelusuri bagaimana peretas bisa menyusup dan memasukkan sejumlah konten. “Cyber Crime masih melakukan penyelidikan dan mencari tahu siapa pelakunya,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, situs resmi Mabes Polri dibobol peretas sejak 17 Mei lalu. Peretas menyusup ke laman dan sukses memasukkan konten berisi seruan jihad dan foto siluet dua orang yang salah satunya sedang mengibarkan bendera.

Dalam keterangan persnya kemarin, Boy mengaku belum bisa menyimpulkan apakah aksi tersebut terkait kasus teroris yang berhasil diungkap polisi sejak beberapa pekan terakhir. Kesimpulan itu baru bisa diambil jika penyelidik berhasil menemukan peretas situs.

Situs resmi Kepolisian setiap harinya diakses ribuan pengunjung. Namun untuk sementara, pengunjung belum bisa memasuki laman situs karena masih dalam perbaikan.

ISMA SAVITRI

*tempointeraktif.com

0 komentar:

Posting Komentar

free comment,but not spam :)