INTERNASIONAL - Al Qaeda Rilis Rekaman Terakhir Osama

 Peluru pasukan khusus Amerika Serikat, US Navy SEAL mengakhiri hidup Osama Bin Laden dalam penyerbuan di Abbotabbad, Pakistan,1 Mei 2011 lalu. Pendiri Al Qaeda itu tak sempat meninggalkan wasiat. Namun, beberapa saat sebelum kematiannya, Osama masih sempat merekam pesan terakhirnya. Isinya, memuji gerakan protes yang terjadi di Timur Tengah. Ia juga memprediksi revolusi akan menyebar ke seluruh wilayah.
 
"Aku pikir angin perubahan akan berhembus di dunia muslim, atas izin Allah," kata Bin Laden dalam rekaman pesan berdurasi 12 menit yang dirilis Kamis, 19 Mei 2011, seperti diberitakan AP.

Pesan itu sebenarnya dirilis dalam bentuk video, namun tak menampilkan sosok Osama, hanya rekaman suara dan fotonya.

Meski sama-sama mendukung gerakan protes di Mesir, Tunisia, Libya, dan wilayah lain, apa yang ada dalam pikiran Osama berbeda dengan negara-negara Barat. Mereka memiliki tujuan yang berbeda.

Jika Barat menginginkan protes bermuara pada reformasi yang demokratis, Bin Laden dan pengikutnya berpendapat, banyak pemerintah di Timur Tengah korup. Mereka berharap rezim jatuh dan digantikan pemerintahan yang menerapkan hukum Islam.

Dalam rekamannya, Bin Laden menudung para penguasa Timur Tengah menjadikan diri mereka sebagai berhala dan memanipulasi media demi terus berkuasa. "Jadi, apa yang kalian tunggu?" kata Osama pada para pendengarnya. "Selamatkan dirimu, anak-anakmu, karena kesempatan telah datang."

Tekait rekaman Osama, pejabat intelijen Amerika Serikat mengatakan rekaman itu sengaja disuplai dan disimpan oleh jaringannya. Video ini dirilis di sebuat situs jihad yang masih terkait dengan Al-Qaeda, dan lantas diterjemahkan oleh grup intelijen SITE.

Bin Laden dikenal sebagai sosok yang kerap merekam apa yang ada dalam pikirannya. Para pejabat intelijen saat ini sedang memeriksa banyak rekaman yang ditemukan di rumah persembunyiannya di Pakistan. (kd)

• VIVAnews

0 komentar:

Posting Komentar

free comment,but not spam :)