Di Provinsi Jambi masih ada sekitar 38 ribu lebih masyarakat Jambi yang berstatus miskin. Menurut Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus (HBA) salah satu ciri-cirinya, rumah yang tidak sehat (misalnya berlantaikan tanah dan beratapkan daun).
''Untuk itu, perbaikan rumah yang disebut dengan istilah bedah rumah bagi masyarakat sangat miskin telah diprogramkan gubernur, 5.000 rumah setahun,'' ungkap Halal bi Halal Masyarakat Bungo.
Gubernur juga menyatakan bahwa pembangunan Provinsi Jambi akan dibuat secara terukur, salah satunya dengan penerapan Key Performance Indicator (KPI) bagi para kepala SKPD dalam lingkup Pemerintah Provinsi Jambi, yang mana dari KPI itu akan bisa dilihat grafik kinerja para pejabat pemerintah Pemprov Jambi.
''Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Provinsi Jambi merupakan concern yg sangat penting dari gubernur, salah satunya melalui peningkatan kualitas pendidikan,'' tukasnya.
Selain itu, Gubernur juga mengatakan ia memprogramkan untuk menyekolahkan 62 orang warga Jambi ke jenjang Doktor atau Strata 3 (S 3) per tahun. Ini dengan harapan warga yang disekolahkan itu kelak akan berperan penting dalam membangun Jambi ke depan. ''Masih dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Jambi, gubernur juga sempat menyinggung Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI),'' terangnya.
Sementara itu, Fraksi PAN juga menilai alokasi anggaran dalam KUA dan PPAN tidak proporsional bila dibandingkan dengan prioritas untuk pengembangan ekonomi kerakyatan,investasi dan ketahanan pangan.
"Perlu dipahami, dominasi anggaran infrastruktur tidak menjamin akan mampu menjawab masalah utam perekonomian Provinsi Jambi, yaitu kemiskinan, pengangguran dan pendapatan per kapita yang masih rendah,"kata Sekretaris Fraksi PAN, Madian Saswadi.
*Sumber:jambiekspres.co.id


0 komentar:
Posting Komentar
free comment,but not spam :)